'Lukaku Kucing, MU Mau Singa'

Romelu Lukaku disamakan seperti seekor kucing, padahal yang dimau Manchester United saat mendatangkan dirinya adalah seekor singa. Begitu pendapat Martin Keown.


Lukaku mengawali kiprahnya bersama MU dengan menjanjikan setelah mencetak 10 gol dalam sembilan penampilan awalnya. Namun, saat ini penyerang internasional Belgia tersebut menjalani masa paceklik.


Dalam 10 pertandingan terakhirnya bersama The Red Devils, Lukaku cuma bisa mencetak satu gol saja. Tambahan dua assist ia buat dalam periode ini, membuat jumlah assist-nya di MU menjadi tiga. 


Keown, mantan pemain Arsenal yang kini menjadi analis sepakbola, menyarankan Manajer MU Jose Mourinho untuk membakar semangat Lukaku dengan cara tidak memainkannya dalam beberapa pertandingan. Hal itu diharapkan bisa membuat Lukaku jadi "singa".


"Jika Jose Mourinho ingin Romelu Lukaku mencetak gol lagi ia perlu membuat penyerang 75 juta pound sterling-nya itu mencapai titik didik. Maksud saya bukan seperti reaksi bergelut dengan pemain lawan di kotak penalti, melainkan penampilannya," kata Keown dalam kolomnya di DailyMail.


"Mungkin sudah waktunya menepikan dia saat melawan Watford pada hari Selasa. Lukaku baru mencetak satu gol dalam 10 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Tepikan dirinya sampai-sampai ia kembali dengan amarah, semangat juang, dan determinasi. Saya sudah menyebut Lukaku sebagai seekor kucing, padahal yang diinginkan Manchester United adalah seekor singa (dan kita semua tahu Zlatan Ibrahimovic biasa membandingkan dirinya dengan hewan apa)."


"Intinya adalah bagaimana membuat Lukaku bisa tampil di tengah panggung. Ia sudah dibeli untuk memimpin lini depan dan mencetak gol-gol demi meraih gelar juara. Saat itu hal itu sedang tidak terjadi," tuturnya.